Persiapan Pekan Olahraga
Provinsi (Porprov) XV Jabar 2026 Sudah 95%
Menuju ke Pembukaan pada Awal November
KOTA BEKASI – Pemerintah Kota
Bekasi sebagai tuan rumah Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) XV Jawa barat 2026
telah melakukan persiapan matang untuk event besar dan bergengsi ini sejak
bulan Januari. Paling tidak sekitar 95 % persiapan mulai dari persiapan
stadion, kepanitiaan dari seluruh event ini sudah diselesaikan. Panitia Besar
Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 Kota
Bekasi terus bergerak menyelesaikan persiapannya menjelang pembukaan pada 7
November di Stadion Patriot Candrabhaga.
Sejak Januari hingga Oktober,
PB menjalankan koordinasi lintas lembaga, sosialisasi publik, peninjauan arena,
serta penyiapan administrasi dan sistem pertandingan. Rangkaian koordinasi awal
tahun berlangsung di Bandung pada 22 Januari. Ketua Umum PB Porprov Kota Bekasi
Abdul Harris Bobihoe, yang juga Wakil Wali Kota Bekasi, hadir bersama perangkat
daerah dan KONI Kota Bekasi untuk membahas kebutuhan teknis, anggaran,
infrastruktur, dan promosi.
Kegiatan hitung mundur H-279
digelar di Plaza Patriot Candrabhaga. Sekaligus Chef de Mission I di Balai
patriot Bersama Pimpinan dan KONI Daerah, Sosialisasi berlanjut melalui Funday
Morning pada 19 Juli di Plaza Pemkot Bekasi, yang menandai H-111 menuju
pembukaan sekaligus memperluas keterlibatan masyarakat dan pelaku UMKM.
Koordinasi melalui Chef de
Mission (CdM)
Koordinasi antartuan rumah dan
kontingen diperkuat melalui Chef de Mission (CdM) Meeting II di Balai Kota
Bogor pada 28 Juli. Abdul Harris mengikuti forum yang membahas kesiapan arena,
mekanisme pertandingan, pelayanan kontingen, dan dukungan penyelenggaraan.
Memasuki Agustus, sosialisasi
menjangkau pengunjung Car Free Day melalui kehadiran maskot Walker, atlet, dan
finalis Abang Mpok Kota Bekasi. Kesekretariatan PB di Gate VI Stadion Patriot
Candrabhaga juga memperkuat pendataan serta koordinasi layanan bagi atlet,
ofisial, dan perangkat pertandingan.
Pada 13 Agustus, PB bersama
Pemkot Bekasi dan jajaran kewilayahan membahas penataan lingkungan sekitar
arena, pengamanan, parkir, serta sosialisasi hingga tingkat RT dan RW. Rakor
bersama Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) KONI Jawa Barat serta Dispora
Kota Bekasi dilanjutkan pada 26 Agustus untuk menyelaraskan kebutuhan teknis
dan operasional.
Pada 1–8 September, tim PB
melakukan peninjauan arena di Kota Bekasi dan sejumlah daerah pendukung.
Pemeriksaan mencakup kondisi lapangan, fasilitas penunjang, aksesibilitas, dan
kebutuhan teknis cabang olahraga.
Di tengah rangkaian tersebut,
PB mengikuti rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
pada 4 September di Aula H. Nonon Sonthanie Kantor Wali Kota Bekasi, dan
didampingi oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul
Harris Bobihoe, Ketua KONI Jabar M Budiana, Kadispora Kota Bekasi Arwani dan
Ketua Harian PB Porprov Dinar Faizal Badar. Rakor besar tersebut membahas
kesiapan penyelenggaraan dan efisiensi pembiayaan.
Tahapan administrasi kontingen
berlanjut melalui Delegate Registration Meeting (DRM) pada 17–18 September di
Asrama Haji Kota Bekasi. Kegiatan dibuka Abdul Harris dan dilaksanakan
Panwasrah KONI Jawa Barat bersama delegasi kabupaten dan kota, dengan fasilitasi
PB. Forum memeriksa kesesuaian data atlet dan ofisial sebelum pembahasan teknis
lanjutan.
Pada 21-30 September, PB
berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Dinas Kesehatan, Dinas
Damkar dan Satpol PP. Pembahasan meliputi pengamanan lintasan, pengaturan
kendaraan, antisipasi kepadatan lalu lintas dan persiapan tim medis.
Finalisasi teknis dilanjutkan
melalui Desk Meeting III pada 1–3 Oktober di sekretariat PB. Pertemuan
Panwasrah, panitia pelaksana, dan Technical Delegate membahas kebutuhan
pertandingan berbagai cabang olahraga. Kegiatan yang semula direncanakan dua
hari tersebut berlangsung selama tiga hari.
Pada 4 Oktober, sosialisasi
kembali menjangkau masyarakat melalui kehadiran Walker dalam pawai Bekasi City
Fashion Movement di kawasan Car Free Day.
Pada 5 Oktober, perwakilan PB
mengikuti bimbingan teknis Games Result Management System (GRMS) yang
diselenggarakan KONI Jawa Barat di Bandung. Sistem ini mendukung pelaporan
hasil pertandingan melalui proses persetujuan Technical Delegate. Sehari kemudian,
rapat bersama DPRD dan Pemkot Bekasi membahas kesiapan arena, kebutuhan
operasional, serta percepatan serah terima aset.
Agenda berikutnya dijadwalkan
pada 13 Oktober di Pakuwon Mall Bekasi. PB akan menghadirkan talkshow Porprov, kegiatan
esports, dan penampilan taekwondo dalam rangkaian Mahakarya Bekasi Keren.
Abdul Harris mengarahkan
seluruh persiapan pada empat sasaran, yakni sukses administrasi, sukses
penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses ekonomi. Informasi arena, jadwal,
serta perkembangan penyelenggaraan disampaikan melalui portal resmi porprovbekasikota2026.id.
Tim Humas dan Media
PB Porprov XV Jawa Barat 2026
Kota Bekasi
Sumber : DISPORA
Tags :